Friday, 22 March 2013

Senyum Vs Air Mata

Harapan kandas di ujung rasa takut yang bergelora
Sembari mengemas kepingan asa yang tersisa
Bersebunyi dibalik kesunyian malam
Terpuruk dibalik reruntuhan puing-puing cinta yang berderai.
         Mencoba bangkit disisa asa yang ada
         Bertumpu dengan rasa takut yang menerpa
         Sembari berharap tetesan embun yang membekas di kelopak mawar putih
         Berdiri dari lutut yang terasa keropos
Indahnya kupu-kupu yang bertengger di kelopak mawar
Itu hanya menambah basah pipi ini oleh air mata yang terus dan terus mengalir

Aku Terpana......!!!!!

Kini hanya mengenang asa yang sempat terucap "kau bidadari hingga alam surga"

Luka Perpisahan menusuk begitu dalam
Kehilanganmu begitu merobek hati yang rapuh..
Kau... kau pergi meninggalkan deraian air mata

Dan begitu perih luka kau tinggalkan

   Aku yakin kau juga rasa apa yang aku rasa
     Akan lebih sakit jika ini dilanjutkan
        Tapi ini ujung dari kisah indah yang pernah kita ukir..
Biar kisah itu jadi penghias goresan pena di deary kehipan ini..
  Akan jadi memori indah sekaligus jadi penutup yang memilukan
    ini akhir... ini berakhir
      Deraian air mata serta bekas luka menjadi ending kisah ini........!!!!!!!



                                             Aku Mengenangmu Yang sempat jadi bidadri HidupQ...
                                                                  

                                                                                                             Thanks Baby..!!.!!  :'(
www.yusrizalattaramy.blogspot.com

2 comments:

  1. Ini tulisanya bagus tapi klo bisa jangan pake merah semua jadi gak kena mata jadi pedes bang.. :)
    semangaaat.. :)

    ReplyDelete
  2. siiippp...
    i like your koment...
    thanks

    ReplyDelete